JAKARTA – Kekecewaan tak mampu disembunyikan Luka Menalo setelah PERSIB Bandung harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor 2-1 pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu, 12 September 2026.
Kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan bagi PERSIB karena gol penentu kemenangan Persija tercipta pada masa tambahan waktu. Menalo mengaku hasil tersebut sangat sulit diterima, terlebih PERSIB sempat memiliki peluang untuk membawa pulang poin dari laga bertajuk El Clasico Indonesia tersebut.
“Sungguh, ini hasil yang sangat sulit untuk diterima,” kata Menalo dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Menalo sendiri baru masuk pada menit ke-63. Kehadirannya memberikan energi tambahan bagi lini serang PERSIB. Pemain asal Kroasia itu bahkan memiliki dua peluang, salah satunya membentur tiang gawang.
Tak hanya itu, Menalo juga berperan penting dalam proses terciptanya gol penyama kedudukan PERSIB. Umpannya berhasil dimanfaatkan Balsa Sekulic untuk mencetak gol pada menit ke-82.
Namun, kontribusi tersebut belum cukup untuk menghindarkan PERSIB dari kekalahan. Persija akhirnya mencetak gol kedua pada masa tambahan waktu dan memastikan tiga poin tetap berada di tangan tuan rumah.
Bagi Menalo, kekalahan tersebut meninggalkan rasa kecewa yang mendalam.
“Tidak banyak yang bisa saya sampaikan. Saya sangat kecewa hari ini dan sama sekali tidak bahagia dengan hasil pertandingan ini,” ujarnya.
Hasil ini menjadi evaluasi penting bagi PERSIB di awal perjalanan Super League 2026/2027. Setelah pertandingan melawan Persija, skuad asuhan Igor Tolic harus segera melakukan pembenahan, terutama agar kesalahan pada menit-menit akhir tidak kembali terulang.
Kekalahan di SUGBK juga membuat PERSIB harus menerima kenyataan pahit dalam laga besar melawan rivalnya. Meski mampu bangkit dan menyamakan kedudukan melalui Balsa Sekulic, Maung Bandung akhirnya harus pulang tanpa membawa poin.

















