Taopik Guntur Dorong Penambahan Anggaran TMMD di Sukabumi, Nilai Rp1 Miliar Belum Cukup

SUKABUMI – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Gerindra, Taopik Guntur, mendorong pemerintah daerah bersama DPRD mengevaluasi alokasi anggaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Ia menilai anggaran dari APBD sebesar Rp1 miliar per tahun belum cukup untuk menuntaskan kebutuhan pembangunan secara menyeluruh dalam satu desa.

Sorotan tersebut disampaikan Taopik saat menanggapi pelaksanaan TMMD di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, program TMMD memiliki manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan meningkatkan aksesibilitas wilayah.

Namun, dengan keterbatasan anggaran yang tersedia, ia menilai penyelesaian berbagai kebutuhan pembangunan desa membutuhkan dukungan pendanaan yang lebih memadai.

“Saya melihat anggaran dari APBD untuk TMMD ini hanya Rp1 miliar. Padahal manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Mengapa Pemkab dan DPRD tidak bersinergi untuk menambah anggaran tersebut di tahun mendatang? Dengan dana Rp1 miliar, pekerjaan pembangunan di satu desa tidak akan tuntas dan beres,” ujar Taopik, Selasa (13/10/2026).

Baca Juga: Irigasi Cimarinjung Rusak Sejak 2024, Taopik Guntur Sentil Pemkab Sukabumi: Lumbung Padi Kok Dibiarkan?

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan DPRD dalam merumuskan kebijakan anggaran. Evaluasi diperlukan agar program pembangunan yang dijalankan melalui TMMD dapat memberikan hasil yang lebih optimal dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurut Taopik, penentuan anggaran pembangunan desa harus mempertimbangkan kondisi lapangan, luas kebutuhan infrastruktur, serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Dengan perencanaan yang tepat, alokasi anggaran diharapkan tidak hanya mendukung pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mendorong penyelesaian pembangunan secara lebih maksimal.

Ia juga menyoroti pentingnya tindak lanjut terhadap berbagai usulan yang disampaikan DPRD. Baginya, aspirasi yang telah diperjuangkan melalui lembaga legislatif perlu diterjemahkan menjadi program konkret oleh pemerintah daerah.

“Kami di DPRD berjuang dan mengusulkan, namun kadang belum dieksekusi di pihak eksekutif. Mohon kebijakan yang lebih bijak dalam menentukan prioritas mana yang benar-benar harus ditangani terlebih dahulu oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.

Baca Juga: Lapas Warungkiara Fasilitasi Kunjungan Keluarga Lansia, Warga Binaan Bisa Lepas Rindu

Taopik berharap pembahasan anggaran untuk tahun mendatang dapat membuka peluang peningkatan dukungan terhadap program TMMD. Ia menilai kolaborasi pemerintah daerah, DPRD, dan unsur TNI perlu diperkuat agar pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Evaluasi alokasi anggaran tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat pemerataan pembangunan di Kabupaten Sukabumi, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar.

The post Taopik Guntur Dorong Penambahan Anggaran TMMD di Sukabumi, Nilai Rp1 Miliar Belum Cukup first appeared on Sukabumi Ku.

Pos terkait