CIMAHI – Masyarakat diminta waspada terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan PT PLN (Persero). Jangan mudah percaya jika ada oknum yang datang menawarkan layanan kelistrikan sekaligus meminta pembayaran atau pungutan di luar mekanisme resmi PLN.
Peringatan tersebut disampaikan PLN UP3 Cimahi saat melaksanakan sosialisasi Peduli Bahaya Listrik di Kampung Cempakamekar, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan menjelang Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober itu tidak hanya membahas keselamatan listrik, tetapi juga mengingatkan warga agar lebih teliti menggunakan layanan PLN.
Manager PLN UP3 Cimahi, Aryta Wulandari, meminta masyarakat memastikan setiap informasi maupun transaksi kelistrikan melalui kanal resmi PLN.
“Jangan mudah memberikan uang kepada pihak yang mengatasnamakan PLN tanpa memastikan kebenaran dan mekanisme pembayarannya. Gunakan kanal resmi dan PLN Mobile,” ujar Aryta.
Menurut dia, meningkatnya literasi masyarakat mengenai layanan kelistrikan juga menjadi salah satu bentuk perlindungan pelanggan dari ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.
PLN Mobile dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi dan mengakses berbagai layanan kelistrikan secara resmi.
Selain mengingatkan bahaya penipuan, PLN juga memberikan edukasi mengenai keselamatan listrik. Warga diminta memperhatikan jarak aman bangunan, pepohonan, antena maupun aktivitas lainnya dari jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM).
Pasalnya, keberadaan bangunan atau aktivitas yang terlalu dekat dengan jaringan listrik dapat memicu berbagai risiko, mulai dari tersengat listrik, gangguan jaringan hingga kebakaran.
Warga juga diingatkan memastikan kabel, sambungan, peralatan listrik dan instalasi di rumah maupun bangunan dalam kondisi baik serta sesuai standar.
PLN UP3 Cimahi turut mengimbau pelanggan pascabayar membayar tagihan listrik paling lambat tanggal 20 setiap bulan. Masyarakat juga diminta tidak melakukan penyambungan maupun perubahan instalasi listrik secara ilegal.
“Keselamatan listrik bukan hanya menjadi perhatian PLN, tetapi membutuhkan kepedulian kita bersama. Kami mengajak masyarakat memperhatikan jarak aman bangunan dari jaringan listrik, memastikan instalasi digunakan dengan benar, serta segera melaporkan kepada PLN apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan,” kata Aryta.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Muhammad Joharifin mengapresiasi edukasi keselamatan ketenagalistrikan yang dilakukan PLN UP3 Cimahi.
Menurutnya, keandalan listrik harus dibarengi pemahaman masyarakat mengenai penggunaan listrik secara aman dan bertanggung jawab.
“Dalam konteks ketenagalistrikan, nilai persatuan, kepedulian dan tanggung jawab kami wujudkan melalui kolaborasi antara PLN dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan terlindungi dari potensi bahaya listrik maupun praktik pelayanan yang tidak sesuai ketentuan,” ujarnya.
PLN berharap masyarakat tidak hanya menjadi pengguna listrik, tetapi ikut berperan menjaga keselamatan jaringan dan instalasi listrik.
Termasuk yang tak kalah penting, warga diminta tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku petugas PLN dan meminta uang secara langsung. Pastikan layanan dan pembayaran dilakukan melalui jalur resmi PLN untuk menghindari menjadi korban penipuan. (***).

















