Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan penghormatan kepada para aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, warisan terbesar yang ditinggalkan seorang ASN bukan semata jabatan atau capaian kerja, melainkan integritas dan pengabdian yang menjadi teladan bagi generasi penerus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Farhan saat Apel Mulai Bekerja yang dirangkaikan dengan Pelepasan Purna Tugas ASN di Plaza Balai Kota Bandung, Senin, 27 Juli 2026.
Dalam amanatnya, Farhan mengajak seluruh ASN meneladani semangat pengabdian para purnabakti yang selama bertahun-tahun bekerja tanpa mengejar popularitas maupun kepentingan pribadi.
“Mari kita meneladani para ASN yang hari ini memasuki masa purna bakti. Selama puluhan tahun mereka tidak pernah menonjolkan diri, tetapi menjadi bagian dari sebuah tim yang bekerja untuk masyarakat,” ujar Farhan.
Menurutnya, seragam Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) bukan sekadar atribut kedinasan, melainkan simbol komitmen untuk bekerja secara profesional, berintegritas, dan melayani masyarakat.
“Seragam yang kita kenakan adalah lambang komitmen untuk menjadi satu kesatuan yang terintegrasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kota Bandung,” katanya.
Farhan mengatakan, tahun 2026 bukan saatnya ASN berlomba menunjukkan sosok pribadi, melainkan membangun budaya kerja yang solid sebagai satu tim.
Ia juga mengingatkan, pentingnya melanjutkan program-program baik yang telah dirintis pemerintahan sebelumnya tanpa harus mengubah identitas atau sekadar mencari pengakuan.
“Saya menghindari menyalahkan pemimpin sebelumnya. Program-program yang baik harus kita teruskan karena yang paling penting adalah manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Farhan menilai, seluruh pekerjaan ASN pada hakikatnya merupakan bentuk ibadah dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan.
Karena itu, setiap kebijakan dan pelayanan harus dilandasi niat untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, bukan demi kepentingan pribadi.
“Apa yang kita lakukan untuk Kota Bandung adalah ibadah. Mari bekerja dengan tulus, menjaga integritas, dan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.
Mengakhiri amanatnya, Farhan menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN yang memasuki masa purna tugas atas pengabdian mereka selama ini.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh ASN yang telah memberikan dedikasi terbaiknya untuk Kota Bandung. Semoga pengabdian yang telah diberikan menjadi inspirasi bagi ASN yang akan melanjutkan estafet pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya. **

















