‎Gerakan 1 Juta Biopori, Pemdes Koleang Dan Forkopimcam Jasinga Bergerak Bersama Selamatkan Lingkungan ‎ 

 

‎Bogorku.id — JASINGA — Semangat kebersamaan demi menjaga lingkungan terpancar kuat di Desa Koleang, Kecamatan Jasinga.

 

Pemerintah Desa Koleang bersama Forkopimcam Jasinga sukses menggelar Gerakan Penanaman 1 Juta Lubang Biopori, sebuah langkah nyata mendukung program Kabupaten Bogor Istimewa – Gemilang sekaligus menjawab dua persoalan penting: krisis air dan penumpukan sampah organik.

‎

‎

‎

‎Kegiatan berpusat di Desa Koleang ini berjalan sangat meriah dan dihadiri oleh berbagai unsur, yakni Camat Jasinga, Kapolsek Jasinga, Danramil Jasinga, Kepala Desa Koleang beserta seluruh perangkat desa, Ketua BPD, LPM, jajaran RT/RW, kader PKK, kader Posyandu, KRL Karundang, Karang Taruna, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para pelajar, serta masyarakat luas.

‎

‎

‎Camat Jasinga, Santoso, dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi bumi dan warga.

‎

‎”Lubang biopori tidak hanya berfungsi sebagai sarana resapan air untuk mencegah banjir dan kekeringan, tetapi juga menjadi media pengomposan sampah organik rumah tangga. Dengan satu lubang biopori, kita sudah berkontribusi menyelamatkan air tanah sekaligus mengolah sampah dari rumah. Jika dilakukan serentak, Jasinga akan menjadi kecamatan yang tangguh menghadapi bencana air maupun sampah,” ujarnya.

‎

‎ Target: Setiap Rumah Punya 2–3 Lubang Biopori

‎

‎Kepala Desa Koleang, Abdul Rohman atau yang akrab disapa Jaro Adung, menyampaikan dukungan penuh pemerintah desa sekaligus menetapkan target yang jelas.

‎

‎”Kami sudah instruksikan kepada seluruh RT/RW untuk menggerakkan warganya. Ditargetkan setiap rumah warga di Desa Koleang akan membuat minimal 2 hingga 3 lubang biopori di halaman rumah masing-masing. Caranya mudah, namun manfaatnya sangat besar untuk desa kita. Ini juga bagian dari mewujudkan Desa Koleang yang Asri, bagian dari program Indonesia Asri,” ungkap Jaro Adung.

‎

‎

‎Antusiasme warga terlihat luar biasa. Banyak warga yang langsung turun membuat lubang biopori di halaman rumahnya setelah melihat sosialisasi dan peragaan di lapangan. Warga berharap, ke depan masalah genangan air saat musim hujan dan sumur kering saat musim kemarau dapat berkurang secara signifikan.

‎

‎ Langkah Kecil, Dampak Besar

‎

‎Gerakan 1 Juta Biopori di Kecamatan Jasinga bukan sekadar angka. Di balik setiap lubang yang dibuat, tersimpan harapan besar: air tanah terjaga, banjir berkurang, sampah organik berkurang, dan tanah semakin subur. Semangat Desa Koleang ini diharapkan dapat menular ke desa-desa lain di Kabupaten Bogor — bahwa perubahan besar dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan bersama-sama.

‎

‎

‎

‎

The post ‎Gerakan 1 Juta Biopori, Pemdes Koleang Dan Forkopimcam Jasinga Bergerak Bersama Selamatkan Lingkungan ‎  first appeared on Bogor Ku.

Pos terkait