BANDUNG — Memperingati HUT ke-12 Partai Perindo, DPW Partai Perindo Jawa Barat dan DPD Partai Perindo Kota Bandung membahas empat agenda kolaborasi bersama Komunitas Muda Muhammadiyah Kota Bandung dalam dialog Belajar Politik Demokrasi: Mengenal Perindo Lebih Dekat. Agenda tersebut meliputi pelatihan gratis pekerja migran, pendidikan politik mahasiswa, kewirausahaan pelajar, serta pemberdayaan perempuan dan penguatan ketahanan keluarga muda.
Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok, menegaskan bahwa politik harus menjadi ruang untuk menyerap aspirasi, mempertemukan gagasan, dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.
“Melalui semangat Bersatu, Berdaya, Berdampak, kita ingin menyatukan potensi, memperkuat kemandirian, dan mendorong kegiatan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Rifqi.
Menurutnya, kolaborasi dengan komunitas muda perlu diwujudkan melalui kegiatan nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan gerakan Perindo Jabar, Maju Babarengan, Aksi Nyata, Hasil Karasa.
Ketua DPD Partai Perindo Kota Bandung, Fetty Ernestyn, menekankan pentingnya dialog dan keterlibatan masyarakat dalam merancang kegiatan yang relevan dengan kebutuhan warga.
“Kepercayaan publik tumbuh melalui konsistensi dan kerja nyata. Karena itu, penting untuk saling mendengar, memahami persoalan masyarakat, dan menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi warga Kota Bandung,” katanya.
Empat agenda tersebut dibahas melalui perspektif masing-masing organisasi. Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Bandung, Faris, menyoroti pelatihan gratis pekerja migran, termasuk edukasi migrasi aman dan pemahaman hak pekerja. Agenda ini selaras dengan program Go Jabar – Pekerja Migran Naik Kelas.
Sementara itu, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Bandung, Ahsan, mendorong penguatan literasi demokrasi dan pemahaman kebijakan publik melalui gagasan Akademi Politik Mahasiswa. Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Bandung, Fachri, menekankan pentingnya keterampilan usaha, kreativitas produk, dan pemasaran digital bagi pelajar melalui program Kreasi Jabar – UMKM Kreatif.
Adapun Wakil Ketua Nasyiatul Aisyiyah Kota Bandung, Fauziah, mengangkat literasi keuangan rumah tangga, kemandirian ekonomi perempuan, dan pengembangan usaha produktif keluarga melalui program Peluk Jabar – Ketahanan Keluarga.
Keempat agenda ini menjadi titik awal penjajakan kolaborasi antara Perindo Jabar dan Komunitas Muda Muhammadiyah untuk menghadirkan kegiatan edukasi, pelatihan, dan penguatan kapasitas yang konkret. Melalui momentum HUT ke-12, sinergi ini diharapkan memperluas ruang partisipasi generasi muda sekaligus mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat Bersatu, Berdaya, Berdampak, Perindo Jabar berkomitmen mendorong kolaborasi yang menerjemahkan gagasan menjadi aksi nyata, sejalan dengan gerakan Maju Babarengan, Aksi Nyata, Hasil Karasa.














