Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM Subsidi untuk Nelayan di Muara Angke Terjaga

Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM Subsidi

JAKARTA — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan ketersediaan dan pelayanan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi bagi masyarakat, khususnya para nelayan di wilayah Muara Angke, Jakarta Utara, dalam kondisi aman dan mencukupi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto, menegaskan bahwa stok BBM di seluruh lembaga penyalur wilayah tersebut dapat memenuhi kebutuhan operasional melaut para nelayan.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan informasi kondisi terkini, stok BBM di lembaga penyalur yang melayani kebutuhan masyarakat di wilayah Muara Angke dalam kondisi mencukupi untuk pelayanan,” ujar Reno Fri Daryanto dalam keterangan resminya pada Kamis (10/9/2026)

Saat ini, distribusi BBM di wilayah Muara Angke ditopang oleh tiga lembaga penyalur resmi, yaitu SPBU Nelayan (SPBUN) 38.144.25 serta dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bungker (SPBB) dengan nomor 37.011.5 dan 37.011.2.

“Ketiga lembaga penyalur tersebut menjadi bagian dari jaringan resmi kami untuk melayani kebutuhan BBM bagi nelayan di wilayah Muara Angke dan sekitarnya. Penyaluran BBM pada lembaga penyalur tersebut dilakukan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” kata Reno.

Reno memaparkan bahwa khusus pembelian BBM bersubsidi oleh nelayan, mekanisme distribusi tetap mengacu pada regulasi pemerintah guna memastikan ketepatan sasaran.

“Khusus untuk pelayanan kepada nelayan, pembelian BBM menggunakan Surat Rekomendasi dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) sebagai salah satu persyaratan penyaluran. Kami terus melakukan monitoring terhadap kondisi stok di lembaga penyalur resmi untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat dan nelayan dapat terpenuhi sesuai ketentuan, alokasi, dan mekanisme yang berlaku,” jelasnya.

Selain memastikan pasokan di Muara Angke, Pertamina Patra Niaga juga tengah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk memperluas jangkauan energi ke wilayah kepulauan. Langkah ini diambil mengingat keterbatasan infrastruktur pengisian bahan bakar di kawasan tersebut.

“Pertamina Patra Niaga telah melakukan pembahasan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan BPH Migas untuk mendorong masuknya wilayah Kepulauan Seribu dalam program BBM Satu Harga. Hal tersebut mempertimbangkan kondisi geografis Kepulauan Seribu yang hingga saat ini belum memiliki lembaga penyalur BBM berupa SPBU,” ungkap Reno.

Ia menambahkan bahwa langkah strategis ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menyokong kebijakan pemerintah di sektor energi netral dan berkeadilan.

“Pertamina Patra Niaga terus mendukung upaya pemerintah dalam memperluas akses dan meningkatkan pelayanan BBM bagi masyarakat, termasuk masyarakat pesisir dan nelayan,” tuturnya.

Guna menjaga transparansi dan kualitas layanan di lapangan, Pertamina mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan laporan atau masukan terkait kendala distribusi energi.

“Masyarakat, khususnya nelayan, dapat menyampaikan informasi atau laporan terkait pelayanan dan penyaluran BBM melalui Pertamina Contact Center 135 atau email [email protected],” pungkas Reno. (*)

Pos terkait