
Bogorku.id – CIOMAS — Yayasan Pendidikan Ibnu Aqil di Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, menggelar pengajian umum untuk memperingati empat momen sekaligus.
Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Santri Nasional, Milad ke-34 yayasan, dan haul salah satu pendiri yayasan.
Acara yang berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, mulai pukul 08.30 WIB itu digelar di Lapangan Semi Indoor PP. MDI Ibnu Aqil.
Sekitar 3.000 jamaah dari berbagai kalangan hadir, mulai dari unsur pemerintah, jamaah haji dan umrah, orang tua santri, para santri, ibu-ibu majelis taklim, hingga tokoh masyarakat.
Pengajian diisi oleh H. Muhammad Akri, S.Pd., yang dikenal sebagai Akri Patro. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi jamaah untuk memperdalam ilmu agama dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Pengurus Yayasan Ibnu Aqil, Hj. Desi Hasbiyah, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan yayasan yang telah berkiprah selama 34 tahun di bidang pendidikan. Ia mengatakan, peringatan tahun ini menggabungkan empat agenda penting dalam satu kegiatan.
“Alhamdulillah, kami sudah eksis di dunia pendidikan selama 34 tahun. Hari ini kami melaksanakan empat acara sekaligus: Milad yayasan, haul salah satu pendiri yayasan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dan Hari Santri Nasional,” ujarnya.
Desi juga menegaskan komitmen yayasan dalam membina karakter santri dan menjaga lingkungan pendidikan yang aman. Pihaknya, kata dia, terus berupaya mengawasi kehidupan santri serta mencegah masuknya pengaruh negatif, termasuk kekerasan dan perilaku menyimpang lainnya.
Ia mengakui bahwa tantangan dalam membina santri selalu ada. Namun, yayasan berupaya menghadapinya melalui sistem pengawasan dan lingkungan pendidikan yang terjaga, agar proses belajar dan kehidupan para santri berlangsung dengan baik.

Sementara itu, H. Muhammad Akri mengaku merasa terhormat dapat hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut pertemuan di Ibnu Aqil sebagai kesempatan silaturahmi yang istimewa, terlebih karena digelar bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.
“Saya merasa terhormat diundang dalam peringatan ini. Hari Santri mengingatkan kita bahwa kita semua berkumpul dalam satu majelis ilmu. Semoga kita pulang dengan hati yang bersih dan membawa keberkahan,” tuturnya.
Akri juga berharap proses pengkaderan di lingkungan Ibnu Aqil terus berkembang dan melahirkan generasi penerus yang tangguh, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menilai keteladanan para senior dan semangat untuk meneruskan perjuangan menjadi bagian penting dalam membangun regenerasi.
Peringatan empat momen tersebut diharapkan menjadi penguat kebersamaan sekaligus penyemangat bagi Yayasan Ibnu Aqil untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan dan kehidupan masyarakat Kabupaten Bogor
The post Rayakan Empat Momen Sekaligus, Milad ke-34 Yayasan Ibnu Aqil Dihadiri 3.000 Jamaah first appeared on Bogor Ku.
















