
SUKABUMI – Sebuah truk colt diesel nyaris terguling setelah mengalami patah as roda saat melintasi tanjakan di jalur alternatif Nagrak–Cibadak, tepatnya di Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi diduga akibat kendaraan tidak kuat menahan beban muatan sekitar 10 ton briket, ditambah kondisi medan jalan yang curam dan tidak sesuai dengan kapasitas kendaraan.
Truk bernomor polisi T 8016 AZ itu terlihat dalam kondisi miring di badan jalan. Untuk mencegah kendaraan terguling, warga sekitar bersama pengemudi terpaksa menopang badan truk menggunakan tiga batang bambu serta bantuan kendaraan lain.
Baca Juga: BMKG: Seluruh Wilayah Kota Sukabumi Berpotensi Hujan Sedang pada Selasa (14/4/2026)
Pengemudi truk, Sanip, menjelaskan bahwa dirinya berangkat dari Bekasi menuju Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Ia mengaku mengikuti petunjuk aplikasi Google Maps hingga akhirnya diarahkan ke jalur alternatif Nagrak–Cibadak.
“Pas di tanjakan curam, kendaraan sudah tidak kuat, lalu as roda patah dan posisi truk langsung miring,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkot Sukabumi Gelontorkan Rp29,8 Miliar untuk 9 Kegiatan Strategis 2026
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung bergerak cepat membantu dengan mengganjal badan truk menggunakan bambu yang tersedia di sekitar lokasi guna mencegah kecelakaan lebih parah.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di jalur tersebut sempat tersendat. Warga pun terpaksa melakukan buka tutup jalan untuk mengatur kendaraan yang melintas.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kejadian tersebut menjadi perhatian karena kondisi jalur alternatif yang dinilai tidak sesuai untuk kendaraan dengan muatan berat.
The post Truk Bermuatan 10 Ton Briket Patah As di Tanjakan, Nyaris Terguling di Nagrak–Cibadak first appeared on Sukabumi Ku.















