Polres Tasikmalaya Petakan Jalur Rawan Mudik Lebaran 2026, 650 Personel Gabungan Disiagakan

TASIKMALAYA – Polres Tasikmalaya memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan dan bencana di jalur mudik yang melintasi wilayah Kabupaten Tasikmalaya menjelang Lebaran 2026. Untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama arus mudik dan balik, sebanyak 650 personel gabungan disiagakan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang digelar di Lapangan Hitam Polres Tasikmalaya, (12/3/2026).

Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama mengatakan, operasi pengamanan Lebaran ini merupakan langkah terpadu untuk memastikan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.

“Operasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, pemerintah daerah hingga instansi terkait. Tujuannya memberikan rasa aman bagi masyarakat selama mudik hingga arus balik Lebaran,” kata Wahyu.

Menurut Wahyu, Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan berlangsung selama 13 hari dan difokuskan pada pengamanan arus mudik, arus balik, serta berbagai aktivitas masyarakat yang meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

BACA JUGA : Ramadhan Berkah, Polres Tasikmalaya Hadirkan Sembako Murah di Masjid Agung Baiturrahman

Selain pengamanan lalu lintas, aparat juga akan melakukan pengamanan kegiatan keagamaan, termasuk pelaksanaan Salat Idulfitri di berbagai wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam operasi ini, Polres Tasikmalaya menurunkan 650 personel gabungan, terdiri dari:

  • 270 personel Polri
  • 100 personel TNI
  • 50 personel dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya
  • 230 personel dari berbagai instansi lainnya

Seluruh personel akan ditempatkan di sejumlah titik strategis di jalur mudik.

Salah satu jalur yang menjadi perhatian aparat adalah kawasan Tapal Kuda Salawu, yang dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan sekaligus daerah yang memiliki potensi bencana alam.

Untuk mengantisipasi kondisi darurat, Polres Tasikmalaya menyiapkan tim tanggap bencana yang ditempatkan di beberapa pos pengamanan, termasuk di wilayah tersebut.

Selain itu, untuk wilayah selatan Tasikmalaya seperti Cipatujah, petugas akan disiagakan di Pos Pasanggrahan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan maupun situasi darurat selama masa mudik.

Pemkab Tasikmalaya Siap Dukung Pengamanan Mudik

Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Roni Akhmad Sahroni, menegaskan bahwa pengamanan Lebaran merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan terus berkoordinasi dengan Polres Tasikmalaya agar pelayanan kepada masyarakat, terutama para pemudik, dapat berjalan optimal.

“Ini tanggung jawab bersama. Karena itu kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik,” kata Roni.

Sejumlah perangkat daerah seperti Dinas Perhubungan, BPBD, dan Satpol PP juga dilibatkan untuk mendukung kelancaran Operasi Ketupat Lodaya 2026, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga penanganan potensi bencana.

Melalui sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Tasikmalaya dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat. (LS)

The post Polres Tasikmalaya Petakan Jalur Rawan Mudik Lebaran 2026, 650 Personel Gabungan Disiagakan first appeared on Tasikmalaya Ku.

Pos terkait