BANDUNG – Perguruan Seni Bela Diri Gadjah Putih Jati Wisesa (GPJW) menggelar kegiatan halal bihalal bersama seluruh anggota sebagai upaya mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (27/03/2026) malam di paguron GPJW yang berlokasi di kawasan Pasawahan, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Acara dimulai pukul 19.00 WIB dan dihadiri oleh Guru Besar sekaligus Ketua, Abah Uu, beserta jajaran pengurus dan anggota.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari pengurus, dilanjutkan doa bersama, serta ramah tamah antar anggota. Suasana hangat penuh kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut, di mana para peserta saling bersapa, berdiskusi, dan mempererat hubungan yang mungkin sempat terpisah oleh kesibukan masing-masing.
Perwakilan sepuh Jatiwisesa Riders Motorcycle (JRMC), Egi Bonza, menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal telah menjadi tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan setelah Idul Fitri. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar agenda komunitas, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota hingga lintas generasi.
Ia juga menegaskan bahwa JRMC memiliki tiga pilar utama, yakni religi, rider (otomotif), dan budaya, yang menjadi landasan dalam setiap kegiatan. Tradisi halal bihalal dinilai sebagai bagian penting dalam menjaga nilai budaya serta memperkuat keimanan anggota.
Sementara itu, Arris Permadi Wibawa menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun silaturahmi yang lebih erat antara anggota dan para sepuh perguruan. Senada dengan itu, Ketua JRMC, Agung Nugraha, menambahkan bahwa nilai budaya, spiritual, dan kesamaan minat di bidang otomotif menjadi fondasi utama dalam menjaga kekompakan organisasi.
Acara kemudian ditutup dengan makan bersama yang semakin menambah kehangatan suasana. Momentum ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan komitmen GPJW dalam menjaga nilai persaudaraan di tengah kehidupan modern. (DH)















