SUKABUMI — Upaya memperkuat fondasi demokrasi dari tingkat akar rumput terus digencarkan. Anggota DPR RI, Heri Gunawan, menggelar sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan tahun 2026 di Kantor Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar agenda rutin. Di tengah tantangan validitas data pemilih dan maraknya disinformasi, forum tersebut diarahkan sebagai ruang edukasi langsung bagi masyarakat desa agar lebih aktif dan kritis dalam proses demokrasi.
Hergun—sapaan akrab Heri Gunawan—hadir bersama Ketua KPU Kota Sukabumi, Imam Sutrisno, komisioner Seni Soniansih, serta narasumber lokal Endang Kusnandi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas bahwa penguatan demokrasi membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Dalam pemaparannya, Hergun menegaskan pentingnya Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sebagai fondasi utama pemilu yang kredibel. Ia menilai, persoalan data pemilih kerap berawal dari kurangnya partisipasi masyarakat dalam melaporkan perubahan data kependudukan.
“Pendidikan pemilih ini adalah investasi demokrasi. Kita tidak ingin warga hanya sibuk saat hari pencoblosan saja. Yang paling penting adalah bagaimana warga proaktif melaporkan perubahan data, seperti pemilih pemula atau warga yang meninggal dunia. Data yang akurat adalah kunci pemilu yang jujur,” tegasnya.
Tak hanya soal administrasi, Hergun juga menyoroti ancaman hoaks di era digital. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas sumbernya, terutama menjelang momentum politik.
“Jangan mau diadu domba oleh informasi yang tidak jelas. Politik itu sementara, tapi persaudaraan di desa ini selamanya,” ujarnya, disambut antusias warga.
Sementara itu, komisioner KPU Kota Sukabumi, Seni Soniansih, memaparkan teknis pelaporan dan pengecekan data pemilih melalui sistem yang telah disiapkan. Edukasi tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian masyarakat dalam memastikan status kepemilihannya.
Diskusi berlangsung dinamis saat sesi tanya jawab dibuka. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan di wilayah Cicurug, mulai dari administrasi hingga isu sosial lainnya. Seluruh aspirasi dicatat langsung oleh Hergun sebagai bagian dari fungsi pengawasan di tingkat pusat.
Melalui kegiatan ini, Hergun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pendidikan politik yang inklusif hingga ke pelosok desa.
“Target kita jelas, masyarakat Sukabumi harus menjadi pemilih yang cerdas, mandiri, dan mampu menjaga kondusivitas wilayahnya,” pungkasnya.














