
SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi terus memperkuat langkah mitigasi bencana, khususnya potensi banjir limpasan di wilayah Kecamatan Warudoyong. Tim Satgas Penanggulangan Bencana (PB) turun langsung meninjau titik rawan di Jalan Dwikora, Kelurahan Warudoyong.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan permasalahan klasik yang masih menjadi penyebab utama banjir, yakni pendangkalan saluran air serta tumpukan sampah yang menghambat aliran. Kondisi tersebut membuat air meluap hingga menggenangi jalan dan mengganggu aktivitas warga saat hujan deras.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Yoseph, menegaskan bahwa mitigasi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
“Dari hasil pengecekan, kami masih menemukan banyak saluran yang mengalami pendangkalan serta tersumbat sampah. Ini menjadi faktor utama terjadinya banjir limpasan,” ujar Yoseph kepada wartawan, Selasa (05/05/26)
Ia pun mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke sungai maupun drainase.
“Jangan anggap sepele. Satu sampah yang dibuang sembarangan bisa berdampak besar dan menyebabkan banjir bagi warga lainnya,” tegasnya.
Langkah BPBD ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Suryana (25) menilai kehadiran tim di lapangan menjadi bukti perhatian pemerintah dalam mengantisipasi bencana yang kerap terjadi saat musim hujan.
“Kami mengapresiasi langkah BPBD yang turun langsung. Mudah-mudahan ada penanganan lanjutan supaya banjir tidak terus berulang,” ungkap salah satu warga.
BPBD Kota Sukabumi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana, sehingga risiko banjir dapat ditekan sejak dini.
The post BPBD Kota Sukabumi Lakukan Mitigasi Bencana Banjir Limpasan di Warudoyong first appeared on Sukabumi Ku.















