Kabupaten Bandung – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Saeful Bachri, menggelar kegiatan Reses III Tahun Sidang 2025-2026 di Kampung Ciparungpung RT 04/02, Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Kamis (18/6/2026) siang. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Reses yang merupakan bagian dari agenda kerja DPRD ini dihadiri sekitar 100 orang, terdiri dari unsur pemerintah desa, kader dan simpatisan Partai Demokrat, tokoh masyarakat, serta perwakilan RT/RW setempat. Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Demokrat Venny Noveny, Kepala Desa Cimenyan Supratman Taryana, jajaran Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Cimenyan, serta Ketua DPC Demokrat Cimenyan Jaenal Arif.
- Ekspor RTE Rp250 Miliar dan 500 Ribu PMI Terampil ke Arab Saudi, Reggy Kartawidjaja Dan Wisnu Aji Nugroho Dorong Sinergi Saudi Vision 2030 dan MBG 3T
- Anggota DPRD Jabar Fraksi NasDem Gelar Reses III di Nagreg, Serap Aspirasi Warga
- Pawai Ta’aruf Sambut 1 Muharam 1448 H di Kecamatan Ibun Berlangsung Meriah
Dalam sambutannya, Kepala Desa Cimenyan, Supratman Taryana, menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota dewan di tengah masyarakat. Ia menilai hubungan yang baik antara pemerintah desa dan legislatif sangat penting untuk memperlancar komunikasi pembangunan dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Saeful Bachri menjelaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk menyerap dan menampung aspirasi konstituen. Ia menegaskan bahwa setiap usulan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan, meski pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran.
“Reses ini adalah kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang masuk akan kami perjuangkan melalui fungsi dewan, baik dalam legislasi, anggaran, maupun pengawasan,” ujar Saeful.
Dalam sesi penjaringan aspirasi, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan masukan terkait pembangunan di wilayahnya. Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara wakil rakyat dan masyarakat.(Tedig)

















