Sekolah Rakyat Gelombang 2 Dimulai: Ketua DPC APDESI Kabupaten Bogor Minta Program Diperluas Hingga Seluruh Wilayah Kabupaten Bogor

JASINGA – Program  Sekolah  Rakyat di  Kabupaten Bogor  resmi  memasuki  gelombang  kedua. Seiring  berjalannya  program  ini,  bermunculan  harapan  dan  usulan  agar  manfaatnya  semakin  luas  dirasakan  dan  merata  sampai  ke  pelosok  desa,  tidak  sekadar  terpusat  di  satu  atau  beberapa  titik  saja.‎

Ketua  DPC  APDESI  Kabupaten Bogor,  Abdul  Aziz  Anwar,  menyampaikan  terima  kasih  sebesar‑besarnya  kepada  Presiden  Republik  Indonesia  Prabowo  Subianto  atas  gagasan  luar  biasa  ini  yang  sangat  membantu  dunia  pendidikan  masyarakat.

Bacaan Lainnya

Apresiasi  juga  disampaikan  kepada  Bupati,  Wakil  Bupati,  serta  Ketua  DPRD  Kabupaten  Bogor  yang  selalu  mendukung  dan  memastikan  program  ini  berjalan  lancar  di  daerah.

‎ “Sekolah Rakyat ini sangat penting sekali. Khususnya di Kabupaten Bogor, ini membantu mewujudkan Nawacita menuju Indonesia Emas, dan yang paling pokok adalah di bidang pendidikan,” tegasnya.

‎Saat  ini  masih  terdapat  desa‑desa  terpencil  dan  kecil  seperti  Desa  Bojong  dan  sejenisnya  yang  belum  terjangkau  secara  menyeluruh,  sebagian  disebabkan  jarak  tempuh  yang  cukup  jauh.

Oleh  karena  itu,  usulan  disampaikan  agar  ke depan  Sekolah  Rakyat  juga  dibangun  di  wilayah  strategis  lainnya,  terutama  Kecamatan  Bojonggede  dan  Kecamatan  Tajurhalang.

Kedua  wilayah  ini  sangat  penting  karena  merupakan  kawasan  penyangga  ibu  kota  dengan  jumlah  penduduk  padat  namun  belum  terjangkau  secara  merata.

Kepada Bupati Bogor, harapan yang sama terus disampaikan agar Sekolah Rakyat dapat hadir dan terjangkau oleh anak‑anak di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, termasuk wilayah mayoritas Bogor Barat.

‎ “Kepada Bapak Bupati kami memohon difasilitasi agar wilayah mayoritas Bogor Barat pun anak‑anaknya bisa bersekolah di sini. Sejak dibangun Sekolah Rakyat ini, antusiasme masyarakat luar biasa besar, warga sangat gembira menyadari betapa dunia pendidikan makin diperhatikan negara,” ujarnya.

‎Selain soal penambahan lokasi, juga muncul masukan berharga terkait kriteria penerimaan siswa yang saat ini berfokus pada kelompok Desil 1. Banyak Kepala Desa berharap agar ke depan kriteria ini bisa semakin terbuka lebar, sehingga lebih banyak anak yang merasakan pendidikan gratis dan berkualitas ini bukan terbatas pada kelompok tertentu saja.

‎Tidak berhenti di lingkup Kabupaten Bogor saja, harapan besar juga disampaikan agar Sekolah Rakyat bisa semakin meluas.

‎ “Kepada Bapak Presiden, kami berharap ke depannya Sekolah Rakyat ini hadir dan bisa dinikmati anak‑anak di seluruh wilayah khususnya  Provinsi  Jawa  Barat,  agar  manfaat  besar  pendidikan  yang  setara  dan  merata  ini  benar‑benar  dirasakan  anak  bangsa  di mana pun mereka  berada,” pungkas  Abdul  Aziz  Anwar.

 

Pos terkait