Akun WhatsApp Palsu Catut Nama Bobby Maulana, Diskominfo Sukabumi Minta Warga Waspada

SUKABUMI – Masyarakat Kota Sukabumi kembali diminta waspada terhadap peredaran akun WhatsApp palsu yang mencatut nama dan foto Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana.

Kabar tersebut telah diklarifikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi melalui unggahan media sosial pada 11 Agustus 2026. Akun WhatsApp dengan nomor 0813 3294 744 diketahui menggunakan nama serta foto profil Bobby Maulana dan menghubungi sejumlah pihak.

Kemunculan akun tersebut diketahui setelah salah satu pihak yang dihubungi melaporkan kepada ajudan Wakil Wali Kota Sukabumi. Setelah dilakukan pengecekan, nomor dan akun WhatsApp tersebut dipastikan bukan milik Bobby Maulana.

Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Endah Aruni, menegaskan masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap komunikasi digital yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak langsung percaya apabila mendapatkan pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Pak Wakil Wali Kota. Pastikan terlebih dahulu kebenaran identitas dan informasinya melalui kanal resmi,” ujar Endah.

Menurut Endah, masyarakat juga perlu mewaspadai apabila akun tersebut mulai mengarah pada permintaan tertentu, terlebih jika berkaitan dengan uang, data pribadi, maupun kepentingan lainnya.

“Jangan memberikan data pribadi atau memenuhi permintaan apa pun sebelum dilakukan verifikasi. Kalau memang ada informasi yang diragukan, masyarakat bisa melakukan konfirmasi kepada pihak terkait atau melalui kanal resmi Pemerintah Kota Sukabumi,” katanya.

Diskominfo Kota Sukabumi juga bekerja sama dengan Jabar Saber Hoaks yang berada di bawah naungan Diskominfo Provinsi Jawa Barat dalam menyebarluaskan klarifikasi mengenai akun palsu tersebut.

Endah menjelaskan, penyebaran akun yang menggunakan identitas orang lain tersebut termasuk kategori hoaks imposter content atau konten peniru. Modus ini memanfaatkan nama dan foto seseorang untuk memberikan kesan seolah-olah komunikasi berasal dari pihak yang sebenarnya.

“Ini merupakan bentuk imposter content, yaitu penggunaan identitas atau atribut seseorang untuk membuat seolah-olah akun tersebut benar milik yang bersangkutan. Karena itu, masyarakat harus membiasakan diri melakukan cek dan verifikasi sebelum mempercayai sebuah informasi,” ungkap Endah.

Berdasarkan catatan Diskominfo Kota Sukabumi, peredaran akun WhatsApp palsu yang mengatasnamakan Wakil Wali Kota Sukabumi tersebut merupakan kasus keenam sepanjang 2026.

Sebelumnya, Diskominfo Kota Sukabumi telah menerbitkan lima klarifikasi terkait penyebaran informasi palsu yang mencatut nama pemerintah daerah maupun pejabat publik di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Endah berharap masyarakat tidak ikut menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penyebaran hoaks semakin luas.

“Kami berharap masyarakat tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Saring sebelum sharing, dan selalu gunakan sumber resmi sebagai rujukan,” pungkasnya.

The post Akun WhatsApp Palsu Catut Nama Bobby Maulana, Diskominfo Sukabumi Minta Warga Waspada first appeared on Sukabumi Ku.

Pos terkait