Bapenda Sukabumi Yakin Kampung ADAT Ciptamulya Bangkit, Wisata Budaya Diharap Kembali Jadi Magnet Geopark

SUKABUMI – Musibah kebakaran yang meluluhlantakkan Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnasari, Kecamatan Cisolok, tidak hanya menyisakan duka bagi ratusan warga, tetapi juga menjadi pukulan bagi salah satu destinasi wisata budaya andalan Kabupaten Sukabumi.

Di tengah proses pemulihan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, menyampaikan keyakinannya bahwa Kampung Adat Ciptamulya akan kembali bangkit. Menurutnya, dengan semangat gotong royong dan kepedulian berbagai pihak, kawasan tersebut dapat kembali menjadi tujuan wisata budaya yang membanggakan.

Baca Juga: 3.000 Meter Persegi Lahan Terbakar di Karangpapak Cisolok, Damkar dan Warga Padamkan Api

Sebagai bentuk kepedulian, Bapenda Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan berupa peralatan rumah tangga, seperti ember, panci, katel, boboko, dan kebutuhan lainnya yang dapat digunakan warga untuk memulai kembali aktivitas sehari-hari.

“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Kampung Adat Ciptamulya. Mudah-mudahan seluruh korban diberikan kesehatan dan kesabaran. Kami hadir membawa bantuan yang diharapkan bisa membantu kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan,” ujar Herdy kepada awak media, Sabtu (1/8/2026).

Herdy menjelaskan, proses pembangunan kembali rumah-rumah adat tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Seluruh tahapan harus mengikuti ketentuan adat dan menunggu keputusan dari ketua adat agar pembangunan dapat dilakukan secara serempak sesuai kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun.

Baca Juga: Hadiri Kenal Pamit Kapolres Sukabumi, Budi Azhar Dorong Sinergi Jaga Keamanan Daerah

“Di sini ada aturan adat yang harus dihormati. Pembangunan rumah akan dilakukan pada waktu yang telah ditentukan oleh Abah selaku ketua adat, sehingga seluruh proses tetap menjaga nilai-nilai budaya yang ada,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, komunitas, hingga para dermawan untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak agar proses pemulihan berjalan lebih cepat.

Menurut Herdy, Kampung Adat Ciptamulya memiliki peran penting dalam sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi. Kawasan tersebut menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang berada di kawasan UNESCO Global Geopark Ciletuh-Palabuhanratu dan turut memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat serta pendapatan daerah.

Baca Juga: Kota Sukabumi Jadi Tuan Rumah Kontes Batu Akik Nasional

“Kampung adat ini merupakan salah satu daya tarik wisata budaya Kabupaten Sukabumi. Kami berharap setelah proses pemulihan selesai, aktivitas wisata kembali bergeliat sehingga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat seperti sediakala,” ungkapnya.

Ia optimistis proses pemulihan akan berlangsung lebih cepat mengingat besarnya dukungan yang terus mengalir dari pemerintah, BPBD, relawan, komunitas kebencanaan, hingga masyarakat luas.

“Semoga seluruh bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan, dan Kampung Adat Ciptamulya dapat segera bangkit menjadi destinasi wisata budaya yang kembali ramai dikunjungi,” pungkas Herdy.

The post Bapenda Sukabumi Yakin Kampung ADAT Ciptamulya Bangkit, Wisata Budaya Diharap Kembali Jadi Magnet Geopark first appeared on Sukabumi Ku.

Pos terkait