
DRAMAGA – Menyambut tahun baru Islam, keluarga besar almarhum H Senan dan almarhumah Hj Lilis yang dipimpin H Nana Sukarna bersama istri Hj Ida Farida kembali menggelar santunan anak yatim dan dhuafa di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Minggu (5/7/2026).
Sebanyak 300 anak yatim hadir menerima bantuan, tak hanya dari Desa Petir melainkan juga dari desa tetangga seperti Purwasari, Sukawening, hingga Sukadamai. Acara diawali dengan zikir, tahlil, marhabaan, dan pembacaan Surat Yasin secara berjamaah yang dipimpin tokoh agama setempat.
Kegiatan dihadiri langsung Kepala Desa Petir Sukardi yang merupakan kakak kandung H Nana Sukarna, serta ulama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Dalam sambutannya, H Nana Sukarna menyampaikan tradisi ini sudah berjalan konsisten sejak tahun 2003 – lebih dari 20 tahun – sebagai wujud melestarikan kebaikan orang tua sekaligus menaati perintah agama.
“Kami lanjutkan kebiasaan baik orang tua kami. Menyantuni yatim adalah perintah agama. Semoga amal ini membawa keberkahan bagi keluarga, dan menjadi amal jariyah bagi almarhum bapak dan ibu kami, semoga dosanya diampuni Allah SWT,” ujarnya.
Ia menegaskan kegiatan ini bukti nyata nilai kepedulian terus diwariskan dari generasi ke generasi di tengah masyarakat.
” Kami melaksanakan perintah agama, menyantuni anak yatim, tentunya dari yang dilakukan saat ini kami sekeluarga memohon kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan keberkahan, kelancaran usaha dan keselamatan dunia dan akhirat,” tukasnya
The post Keluarga Besar H Senan–Hj Lilis Gelar Santunan 300 Anak Yatim di Petir Dramaga, Tradisi Berjalan Sejak 2003 first appeared on Bogor Ku.

















