30 Tahun Al Kausar Boarding School, Dari Warisan Pendidikan Menuju Generasi Pemimpin Masa Depan

Tasyakur Milad ke-30 Al Kausar Boarding School berlangsung di Auditorium Al Kausar, Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (3/10/2026). (Foto: Istimewa)

SUKABUMI — Tiga dekade perjalanan Al Kausar Boarding School di Kabupaten Sukabumi memasuki fase baru. Di usia ke-30, SMA Insan Cendekia Al Kausar terpilih sebagai salah satu SMA dalam program Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) Batch 2.

Pencapaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Al Kausar yang sejak awal menempatkan pendidikan, ilmu pengetahuan, karakter dan kepemimpinan sebagai bagian penting dalam pengembangan peserta didik.

Bacaan Lainnya

Momentum tiga dekade itu diperingati melalui Tasyakur Milad ke-30 Al Kausar Boarding School di Auditorium Al Kausar, Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (3/10/2026).

Acara tersebut mengusung tema “30 Years Dedication, Growing Together, Inspiring the Future Leaders and Changemakers.”

Perjalanan Al Kausar tidak terlepas dari sejarah keluarga pendirinya. Almarhum Muchsin Muhdar dan almarhumah Rahayu Fatimah disebut merupakan adik kandung Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia.

Nilai kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, karakter dan kepemimpinan kemudian menjadi bagian dari semangat yang dibawa Al Kausar sejak mulai dirintis pada 1996.

Ketua Yayasan Al Kausar, Dr. Diwangkoro Alpinanto Ratam, M.B.A., mengatakan perjalanan lembaga pendidikan tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan institusi, tetapi juga menyiapkan manusia yang memiliki iman, ilmu, karakter dan keberanian untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pencapaian bukanlah tujuan akhir. Setelah perayaan selesai, tanggung jawab untuk menjaga dan meningkatkan standar pendidikan justru dimulai,” ujar Diwangkoro.

Dari SMP Berasrama hingga SMA Insan Cendekia
Perjalanan pendidikan Al Kausar dimulai pada 1997 melalui jenjang SMP berasrama putra. Perkembangan kemudian berlanjut dengan pendirian SMA Insan Cendekia Al Kausar pada 2005 melalui kerja sama dengan MAN Insan Cendekia Serpong.

Memasuki perkembangannya saat ini, Al Kausar memperkuat sejumlah aspek pendidikan, mulai dari academic excellence, STEM, critical thinking, problem solving, karakter, kepemimpinan hingga wellbeing siswa.

Terpilihnya SMA Insan Cendekia Al Kausar dalam program SUGT Batch 2 menjadi salah satu perkembangan terbaru dalam perjalanan lembaga pendidikan tersebut.

Di sisi lain, Al Kausar juga mulai mengembangkan konsep ALKA Green School – Natural Immersive Boarding Ecosystem. Konsep tersebut memadukan IMTAQ, STEM dan seni, kepemimpinan, kepedulian terhadap lingkungan serta wawasan global dalam sistem pendidikan berasrama.

Milad Diisi Kegiatan Sosial

Tasyakur Milad ke-30 tidak hanya diisi kegiatan seremoni. Rangkaian acara juga mencakup donor darah serta pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa yang dilaksanakan bekerja sama dengan Mandiri Amal Insani (MAI).

Sejumlah kegiatan lainnya meliputi tilawah Al-Qur’an, penampilan siswa, pemberian penghargaan kepada guru dan karyawan, tausiyah, pemotongan tumpeng serta ramah tamah.

Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Iyan Mulyana, S.E., M.M., dan Camat Parungkuda Hasanudin, S.STP., M.Si., turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Keduanya memberikan apresiasi terhadap perjalanan Al Kausar selama tiga dekade serta kontribusinya dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi.

Memasuki usia 30 tahun, Al Kausar menyatakan komitmennya untuk mempertahankan nilai yang diwariskan para pendiri sekaligus mengembangkan pendidikan untuk menghadapi tantangan masa depan.

Warisan nilai menjadi fondasi, sementara pengembangan pendidikan dan kepemimpinan menjadi bagian dari arah perjalanan Al Kausar pada tiga dekade berikutnya.

Pos terkait