
SUKABUMI — Warga Kampung Cipiit, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, bergotong royong membangun jembatan darurat setelah akses utama hanyut diterjang banjir bandang, Selasa (21/4/2026).
Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan sebagai upaya cepat untuk memulihkan akses transportasi warga yang sebelumnya terputus akibat bencana.
Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, aparat kecamatan, TNI-Polri, hingga relawan dan masyarakat setempat.
“Kegiatan gotong royong pembuatan jembatan darurat dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas rusaknya jembatan akibat banjir bandang,” ujarnya.
Baca Juga: DPRD Beri Tenggat Waktu 2 Bulan, PT Prosweal Indomax di Parungkuda Sukabumi Belum Lengkapi Perizinan
Jembatan darurat dibangun secara swadaya dengan memanfaatkan material sederhana seperti bambu dan kayu. Sejak pagi hari, warga tampak antusias menyiapkan bahan serta menyusun konstruksi jembatan secara bersama-sama.
Selain masyarakat, aparat kepolisian, TNI, linmas, serta perwakilan pemerintah daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan arahan teknis agar jembatan sementara tetap aman digunakan.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Sukabumi Dorong Perempuan Lebih Berani dan Mandiri
Pembangunan jembatan darurat ini diharapkan mampu mengembalikan aktivitas warga, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial yang sempat terganggu akibat terputusnya akses.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi cerminan kuatnya solidaritas dalam menghadapi bencana, sekaligus menjadi langkah awal percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak.
The post Jembatan Hanyut Diterjang Banjir, Warga Nyalindung Bangun Akses Darurat Secara Swadaya first appeared on Sukabumi Ku.















