
PuSUKABUMI – Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi tuntutan utama yang disuarakan Aliansi Masyarakat Peduli MBG dalam aksi penyampaian aspirasi dan menggelar istigosah bersama di lapang merdeka dan dilanjutkan dengan longmarch ke Gedung DPRD Kota Sukabumi.
Ada beberapa tuntutan yang disampaikan dalam aksi itu, selain meminta program tetap berjalan, aliansi juga mendorong pemerintah memperkuat landasan hukum program tersebut agar memiliki jaminan keberlangsungan yang lebih kuat.
Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Peduli MBG, Yandra Utama Santosa, mengatakan bahwa program MBG telah membentuk ekosistem yang melibatkan banyak pihak, mulai dari relawan, pengelola dapur, hingga pelaku usaha yang mendukung operasional program.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapatkan kepastian hukum agar seluruh pihak yang terlibat memiliki jaminan keberlanjutan dalam menjalankan perannya.
“Yang pertama, tuntutan kami adalah program ini harus terus dilanjutkan. Bahkan kami mendorong adanya legal standing tambahan dalam bentuk undang-undang agar relawan dan seluruh ekosistem yang sudah terbentuk di dalam program ini memiliki kepastian dan perlindungan yang lebih kuat,” ujar Yandra.
Selain penguatan regulasi, pihaknya juga meminta adanya evaluasi dan perbaikan sistem pelaksanaan program. Menurut Yandra, berbagai penyempurnaan diperlukan agar keberadaan dapur MBG dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sekitar.
Ia menilai, perbaikan tata kelola program menjadi langkah penting untuk memastikan keberlangsungan manfaat MBG, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat.
“Kami juga meminta agar sistem yang saat ini berjalan terus diperbaiki. Harapannya, dapur MBG dapat menjadi ekosistem yang sehat, produktif, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan masyarakat di sekitarnya,” katanya.
Aliansi menegaskan bahwa tuntutan yang disampaikan bukan untuk mengubah arah program, melainkan memastikan MBG dapat berjalan lebih baik, berkelanjutan, dan memiliki dasar hukum yang kuat di masa mendatang.
Bagi mereka, keberhasilan program tidak hanya diukur dari manfaat gizi yang diterima masyarakat, tetapi juga dari kemampuan program menciptakan ekosistem ekonomi yang mampu melibatkan dan memberdayakan berbagai lapisan masyarakat.
The post Ini Sejumlah Tuntutan Aliansi Masyarakat Peduli MBG Sukabumi first appeared on Sukabumi Ku.

















