BANDUNG — Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat resmi menetapkan Tantan Sulthon sebagai Ketua Terpilih PWI Jawa Barat periode 2026–2031.
Tantan meraih kemenangan telak dalam pemilihan yang berlangsung di Hotel Horison, Kota Bandung, Rabu (12/8/2026). Berdasarkan berita acara rekapitulasi, Tantan memperoleh 444 suara, unggul 197 suara atas pesaingnya, Ardiansyah (Andy), yang mengantongi 247 suara.
Dari total 699 surat suara yang masuk, panitia mencatat 691 suara sah untuk kandidat. Tantan meraih 64,25 persen suara sah, sementara Andy memperoleh 35,75 persen. Selain itu, terdapat enam suara tidak sah dan dua pemilih menyatakan abstain.
Kemenangan tersebut sekaligus menempatkan Tantan sebagai pemimpin baru organisasi wartawan terbesar di Jawa Barat untuk periode lima tahun ke depan.
Tantan Serukan Rekonsiliasi PWI Jawa Barat
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Tantan menegaskan bahwa kemenangan dalam Konferprov PWI Jawa Barat bukanlah kemenangan pribadi, melainkan kemenangan bersama seluruh insan pers di Jawa Barat.
Ia mengajak seluruh anggota PWI segera mengakhiri kontestasi dan kembali membangun organisasi secara bersama-sama.
“Konferprov telah usai. Momentum ini harus kita jadikan pijakan bersama untuk menggerakkan dan membesarkan organisasi. Kita adalah satu keluarga besar PWI Jawa Barat,” tegas Tantan.
Tantan juga membuka ruang bagi seluruh elemen yang sebelumnya berada di kubu rival untuk bergabung dalam kepengurusan dan agenda organisasi ke depan.
“Kami membuka ruang kolaborasi bagi Pak Olan, Ahmad Sukri, Kang Ari, beserta seluruh jajaran untuk bahu-membahu membangun tim PWI Jawa Barat yang solid, responsif, dan profesional,” ujarnya.
Fokus pada Kompetensi dan Independensi Wartawan
Pasca-Konferprov, PWI Jawa Barat diarahkan untuk segera memasuki fase konsolidasi organisasi. Dukungan terhadap proses rekonsiliasi juga disampaikan jajaran PWI Pusat yang hadir dalam pelaksanaan Konferprov.
Sejumlah agenda strategis menjadi pekerjaan rumah kepengurusan PWI Jawa Barat periode 2026–2031.
Di antaranya mempercepat program edukasi dan sertifikasi kompetensi wartawan, terutama di tengah perkembangan teknologi digital dan perubahan ekosistem media.
Selain itu, penguatan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta penjagaan independensi dan integritas pers juga menjadi agenda penting.
Dengan kemenangan 444 suara, Tantan Sulthon kini menghadapi tantangan untuk menerjemahkan dukungan mayoritas tersebut menjadi konsolidasi organisasi yang solid dan mampu menjawab kebutuhan wartawan di Jawa Barat.

















