
SUKABUMI – Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk bermuatan sekitar 7,5 ton gula pasir di Jalan Pramuka, Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Senin (29/6/2026), kembali memunculkan sorotan terhadap penggunaan jalur yang tidak sesuai bagi kendaraan bertonase besar.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.10 WIB itu menyebabkan truk bernomor polisi B 9336 OL terguling hingga melintang di badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Gedongpanjang menuju Terminal KH Ahmad Sanusi maupun sebaliknya sempat lumpuh total selama proses penanganan.
Kapolsek Citamiang, Iptu Riki Saputra, mengatakan petugas langsung bergerak ke lokasi usai menerima laporan dari masyarakat.
“Kami menerima informasi sekitar pukul 14.10 WIB mengenai adanya truk yang terguling. Personel langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara sekaligus melakukan pengalihan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang lebih panjang,” ujarnya di lokasi kejadian.
BACA JUGA : Ketua PN Kota Sukabumi Alami Kecelakaan Tunggal di Tol Jagorawi
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, truk tersebut diketahui sedang mengangkut gula pasir menuju Pasar Pelita. Saat melintasi tanjakan yang cukup panjang dan curam, kendaraan diduga kehilangan tenaga hingga akhirnya tidak mampu melanjutkan perjalanan.
“Dari keterangan saksi, kendaraan membawa muatan gula pasir. Diduga karena beban cukup berat, kendaraan kehilangan tenaga saat menanjak,” kata Riki.
Ia menjelaskan, sebelum terguling truk sempat bergerak mundur beberapa meter. Kenek berusaha membantu mengendalikan laju kendaraan, namun mesin diduga mati sehingga sistem pengereman tidak lagi mampu menahan beban kendaraan.
“Truk sempat mundur, kemudian mesin mati. Setelah itu kendaraan kehilangan tenaga dan akhirnya terguling,” jelasnya.
Meski kecelakaan tersebut cukup serius, polisi memastikan tidak ada korban jiwa. Sopir hanya mengalami luka dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Al-Mulk untuk menjalani pemeriksaan medis.
“Korban meninggal dunia tidak ada. Sopir sudah mendapatkan penanganan medis, sedangkan penyebab pasti kecelakaan masih didalami oleh Unit Laka Lantas,” tegasnya.
BACA JUGA : Satlantas Polres Sukabumi Kota Selidiki Dugaan Kecelakaan Beruntun Truk Wing Box di Jalan Ahmad Yani
Fakta lain yang ditemukan petugas menunjukkan truk tersebut melintas di jalur yang bukan diperuntukkan bagi kendaraan dengan kapasitas seperti itu. Berdasarkan pengakuan sopir kepada petugas, jalur tersebut dipilih untuk menghemat konsumsi bahan bakar.
“Informasi dari Unit Lalu Lintas, kendaraan ini sebenarnya tidak seharusnya melintas di jalur ini. Sopir mengaku memilih rute tersebut karena ingin menghemat BBM,” ungkap Riki.
Menurutnya, keputusan menggunakan jalur alternatif yang memiliki tanjakan cukup ekstrem diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kendaraan tidak mampu melewati medan.
Hingga sore hari, proses evakuasi masih berlangsung dengan menunggu dua unit mobil derek untuk memindahkan truk dari lokasi kejadian. Sementara itu, polisi tetap melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas hingga kondisi jalan kembali normal.
The post Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Truk Gula Terguling di Tanjakan Jalan Pramuka Kota Sukabumi first appeared on Sukabumi Ku.

















