Kabupaten Bandung – Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih menegaskan pentingnya pendidikan, kedisiplinan, akhlak, serta semangat pengabdian kepada agama, masyarakat, bangsa, dan negara saat menghadiri Dialog Sehari Pangdam III/Siliwangi di Ma’had Baitul Arqom Al Islami, Kabupaten Bandung, Rabu (15/7/2027).
Kegiatan tersebut dihadiri ribuan anggota Ikatan Keluarga Besar Alumni Ma’had Baitul Arqom Al Islami serta para santri yang mengikuti dialog sebagai bagian dari pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Kosasih menekankan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan, tetapi juga berkarakter kuat serta memiliki kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Teruslah belajar, berdoa, berusaha, dan bertawakal. Santri hari ini merupakan calon pemimpin Indonesia pada masa depan. Saya berharap dari Pondok Pesantren Baitul Arqom lahir ulama, pemimpin, pengusaha, akademisi, prajurit, serta tokoh-tokoh bangsa yang membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Pangdam.
Menurutnya, para santri memiliki peluang besar untuk menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, moral, dan nasionalisme.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom Al Islami, KH. Ibnu Athoillah Yusuf Al Hafidz, mengapresiasi perhatian Pangdam III/Siliwangi terhadap dunia pendidikan pesantren.
Ia menyampaikan bahwa sosok Mayjen TNI Kosasih yang dikenal sebagai Panglima Santri telah memberikan motivasi kepada para santri agar terus menuntut ilmu, memperkuat doa, berikhtiar, dan bertawakal dalam meraih cita-cita.
Selain itu, Pangdam juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak mulia serta menghormati para guru sebagai kunci memperoleh keberkahan dalam menempuh pendidikan dan kehidupan.
Melalui dialog tersebut diharapkan para santri semakin termotivasi untuk menjadi generasi yang unggul, berintegritas, serta siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan negara.(Tedig)

















