Perindo Kabupaten Bandung Tuntaskan Pembentukan 31 DPC, Perkuat Struktur Organisasi Menuju Verifikasi Partai Politik 2027

Kab. Bandung – Partai Perindo Kabupaten Bandung menuntaskan pembentukan 31 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang mencakup seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan struktur organisasi sekaligus menegaskan kesiapan partai menghadapi Verifikasi Partai Politik (Verpol) 2027 sebagai tahapan menuju Pemilu 2029.

Penyelesaian struktur tingkat kecamatan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada seluruh Ketua DPC dalam kegiatan konsolidasi yang dihadiri jajaran DPW Partai Perindo Jawa Barat, DPD Partai Perindo Kabupaten Bandung, serta Ketua KPU Kabupaten Bandung.

Bacaan Lainnya

Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Bandung, Imas Rostiana, menyampaikan bahwa rampungnya pembentukan seluruh DPC merupakan fondasi awal untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat desa, kelurahan, dan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Alhamdulillah, pembentukan 31 DPC di Kabupaten Bandung telah selesai. Ini menjadi bukti komitmen kami membangun organisasi yang solid dan siap menghadapi tahapan verifikasi partai politik. Selanjutnya kami akan fokus membentuk struktur hingga tingkat desa, kelurahan, dan TPS agar Perindo semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Imas.

Sebagai tindak lanjut, Perindo Kabupaten Bandung menargetkan pembentukan 280 Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) di seluruh desa dan kelurahan. Selain itu, partai juga akan memperkuat jaringan organisasi di 11.027 TPS melalui pembentukan 5.514 Koordinator TPS, atau sekitar 50 persen dari total TPS yang ada di Kabupaten Bandung.

Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok, menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun partai yang modern, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Verifikasi partai politik bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi, melainkan momentum membangun organisasi yang kuat hingga tingkat desa dan TPS. Struktur yang solid akan memperkuat pelayanan politik, memperluas ruang aspirasi masyarakat, serta menjadi fondasi kemenangan Partai Perindo pada Pemilu 2029,” katanya.

Menurut Rifqi, keberadaan DPC, DPRt, dan Koordinator TPS akan menjadi ujung tombak partai dalam membangun komunikasi politik yang efektif, meningkatkan kapasitas kader, memperluas keanggotaan, serta memastikan berbagai program kerakyatan Partai Perindo hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Bandung, Syam Zamiat Nursyamsu, memberikan pemaparan mengenai mekanisme Verifikasi Partai Politik serta penataan daerah pemilihan (dapil) sebagai bagian dari persiapan Pemilu.

Syam mengapresiasi langkah Partai Perindo Kabupaten Bandung yang dinilai proaktif dalam memperkuat kesiapan organisasi.

“Kami mengapresiasi Partai Perindo Kabupaten Bandung yang telah melakukan pemutakhiran data partai politik serta menuntaskan pembentukan 31 DPC di seluruh kecamatan. Langkah ini menunjukkan kesiapan organisasi dalam menyongsong tahapan Verifikasi Partai Politik tahun 2027,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya setiap partai politik memastikan kelengkapan administrasi, kepengurusan, dan keanggotaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan agar seluruh proses verifikasi dapat berjalan dengan baik.

iko

Melalui konsolidasi tersebut, Partai Perindo Kabupaten Bandung tidak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi juga meningkatkan kapasitas pengurus dalam memahami regulasi kepemiluan sekaligus mempererat sinergi dengan penyelenggara pemilu. Dengan struktur yang telah terbentuk di seluruh 31 kecamatan dan target penguatan hingga tingkat desa serta TPS, Perindo optimistis mampu memenuhi seluruh persyaratan Verifikasi Partai Politik 2027 serta membangun fondasi organisasi yang semakin kokoh menuju Pemilu 2029.

Mengusung semangat “Perindo Jabar Maju Babarengan, Aksi Nyata, Hasil Karasa,” DPW Partai Perindo Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang kuat, profesional, adaptif, serta hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kerja nyata yang berkelanjutan.

Pos terkait