Kabupaten Bandung – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang rongsok di Kampung Cikarees RT 08 RW 21, Kelurahan/Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 23.48 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik dan dengan cepat merambat ke gudang kayu jati serta sebagian bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Al Barack.
Gudang rongsok yang terbakar diketahui milik Jarni dengan luas sekitar 984,375 meter persegi. Sifat material rongsok yang mudah terbakar menyebabkan kobaran api cepat membesar sebelum akhirnya merembet ke gudang kayu jati milik Ibu Rika Ana dan sebagian dapur SPPG Al Barack milik Alif Yaspar yang dipimpin oleh Kepala SPPG, Moch Irvan.
Pemilik SPPG Dapur Al Barack, Alif Yaspar, bersama Kepala SPPG Moch Irvan menjelaskan bahwa kebakaran menghanguskan sebagian plafon dapur, sejumlah peralatan, serta bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kerugian pada bangunan dapur diperkirakan mencapai Rp100.000.000, sedangkan kerugian akibat rusaknya bahan baku MBG ditaksir sekitar Rp23.000.000.

Akibat kejadian tersebut, operasional pembagian makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu, 29 Juli 2026, untuk sementara diliburkan hingga proses penanganan selesai.
Sementara itu, Bima dari Command Center Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerusakan berat pada gudang rongsok, termasuk barang-barang rongsokan, satu unit mobil Kijang Pickup, serta dua unit sepeda motor. Total kerugian di lokasi tersebut diperkirakan mencapai Rp300.000.000, sedangkan nilai kerugian di gudang kayu jati masih dalam proses pendataan.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada Rabu (29/7/2026) pukul 03.42 WIB.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih diduga akibat korsleting listrik. Aparat terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti serta menghitung total kerugian yang ditimbulkan.

















