KABUPATEN BANDUNG – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung menggelar Kadin Cup Futsal Festival 2026, sebuah ajang olahraga anak usia dini yang mempertemukan puluhan sekolah taman kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Bandung.
Kegiatan tersebut digelar pada 20 Agustus 2026 di Cherifield Clubhouse dan diikuti oleh sekitar 20 sekolah TK dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung.
Tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi anak-anak, orang tua, guru, pelaku usaha, hingga berbagai elemen masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut melibatkan kurang lebih 1.000 orang, mulai dari peserta didik, orang tua, guru, pendamping, hingga masyarakat yang hadir.
Suasana kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak terlihat antusias mengikuti pertandingan futsal, sementara para orang tua turut memberikan dukungan dari sisi lapangan.
Selain pertandingan futsal, kegiatan juga melibatkan sejumlah tenant UMKM yang ikut meramaikan area festival. Kehadiran UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya Kadin untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.
Kegiatan Kadin Cup Futsal Festival 2026 turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan, di antaranya perwakilan HIPMI Jawa Barat, Kepala Desa Lengkong, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Ketua Kadin dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa keberadaan Kadin tidak hanya berkutat pada sektor perdagangan dan industri, tetapi harus mampu mencakup berbagai sektor yang memiliki kaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan masyarakat.
“Kadin harus mencakup seluruh sektor. Kita tidak hanya berbicara mengenai dunia usaha, tetapi juga konsen terhadap pertumbuhan generasi emas dan bagaimana membangun ekonomi Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Menurutnya, perhatian terhadap generasi muda perlu dilakukan sejak dini. Ia menilai tidak ada yang mengetahui bagaimana masa depan anak-anak yang saat ini mengikuti festival tersebut.
Bisa saja, kata dia, di antara anak-anak yang bermain futsal hari ini kelak tumbuh menjadi atlet profesional bahkan mampu bermain di level internasional.
“Kenapa kita memilih kegiatan anak-anak? Kita tidak tahu ke depannya mereka akan menjadi apa. Bisa saja dari anak-anak yang bermain hari ini, ada yang kelak menjadi pemain internasional. Karena itu, kita sentuh mereka dari sekarang,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Kadin untuk menghadirkan kegiatan yang memiliki dampak lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Bandung.
Tidak hanya dari sisi olahraga dan pembinaan anak, keterlibatan UMKM dalam kegiatan tersebut juga dinilai penting agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat ikut bergerak.
“Kita juga konsen bagaimana UMKM semakin tumbuh. Harapannya, kita bisa membangun ekonomi Kabupaten Bandung dan mewujudkan semangat beunghar babarengan,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan seperti Kadin Cup Futsal Festival tidak berhenti sebagai agenda olahraga semata, tetapi dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun ekosistem yang sehat bagi anak-anak, keluarga, UMKM, dan perekonomian daerah.
“Semoga kegiatan ini bisa memberikan dampak perubahan, dimulai dari Kabupaten Bandung untuk Indonesia,” pungkasnya.
Dengan memadukan olahraga anak, keterlibatan keluarga, serta pemberdayaan UMKM, Kadin Cup Futsal Festival 2026 diharapkan dapat menjadi agenda positif yang terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

















