CIANJUR — Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Cianjur menuntaskan pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh 32 kecamatan. Capaian 100 persen ini menjadi modal penting bagi Perindo Cianjur untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tahapan verifikasi partai politik (Verpol).
Kesiapan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Muchammad Ridwan. Ia menilai Perindo Cianjur menjadi partai politik pertama yang melaksanakan persiapan Verpol secara serius dan terstruktur.
“Kami mengapresiasi langkah Perindo Cianjur yang sudah melakukan persiapan sejak dini. Bahkan Perindo menjadi partai pertama yang melaksanakan kegiatan persiapan Verpol seperti ini. Ini menunjukkan bahwa partai sudah mempersiapkan diri jauh sebelum tahapan verifikasi berlangsung,” ujar Muchammad Ridwan.
Menurutnya, persiapan sejak dini memberikan waktu yang cukup bagi partai politik untuk memastikan struktur kepengurusan, administrasi, serta data organisasi dalam kondisi siap dan dapat dipertanggungjawabkan ketika tahapan verifikasi berlangsung.
DPC 100 Persen Bukan Titik Akhir
Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Cianjur, Erlis Sri Herlina, mengatakan keberhasilan membentuk seluruh DPC merupakan modal awal untuk memperkuat organisasi secara lebih sistematis.
Ia menegaskan, Perindo Cianjur tidak ingin bekerja secara reaktif dengan menunggu tahapan Verpol dimulai.
“Kami tidak ingin menunggu Verpol baru bergerak. Persiapan harus dilakukan dari sekarang. Setelah seluruh DPC terbentuk, pekerjaan berikutnya adalah memastikan struktur tersebut aktif, memperkuat DPRt, melakukan pendataan anggota, menyiapkan administrasi, dan memperluas jaringan sampai tingkat TPS,” kata Erlis.
Menurut Erlis, DPC harus menjadi pusat pergerakan organisasi di tingkat kecamatan. Karena itu, struktur yang dibangun tidak boleh berhenti pada pemenuhan administratif, tetapi harus memiliki aktivitas dan jaringan nyata di tengah masyarakat.
“DPC harus menjadi pusat pergerakan organisasi di tingkat kecamatan. Dari DPC kita akan memperkuat DPRt, kader, anggota, sampai koordinator TPS. Jadi struktur yang kita bangun bukan hanya lengkap secara administratif, tetapi benar-benar hidup dan bekerja di tengah masyarakat,” ujarnya.
Cianjur Miliki Basis Struktur Strategis
Kabupaten Cianjur merupakan salah satu wilayah strategis dalam peta organisasi Perindo Jawa Barat. Cianjur memiliki 32 kecamatan, 32 DPC, sekitar 360 DPRt, dan 7.276 TPS.
Dengan cakupan wilayah yang luas tersebut, penguatan organisasi hingga tingkat desa/kelurahan dan TPS menjadi penting untuk memastikan mesin organisasi mampu menjangkau masyarakat secara lebih dekat.
Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat, H. Rifqi Ali Mubarok, mengapresiasi capaian Perindo Cianjur yang telah menyelesaikan pembentukan seluruh DPC sekaligus mulai mempersiapkan tahapan Verpol sejak dini.
Menurut Rifqi, capaian Cianjur menunjukkan bahwa konsolidasi organisasi harus dilakukan secara bertahap, terukur, dan berbasis data.
“Cianjur telah menyelesaikan tahapan penting dengan terbentuknya seluruh DPC. Sekarang kita dorong agar struktur tersebut semakin kuat sampai DPRt dan TPS. Persiapan Verpol harus dimulai jauh hari, karena yang kita bangun bukan hanya kesiapan administratif, tetapi kapasitas organisasi untuk bergerak,” kata Rifqi.
Ia menjelaskan, strategi Perindo Jawa Barat diarahkan pada tiga agenda utama, yakni konsolidasi struktur, rekrutmen anggota, dan penguatan basis pemilih.
Ketiga agenda tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam penguatan organisasi mulai dari DPD, DPC, DPRt hingga koordinator TPS.
“Prinsipnya, struktur harus lengkap, data harus valid, anggota harus nyata, kader harus siap, dan organisasi harus bergerak. Kalau itu dilakukan sejak sekarang, kita tidak hanya siap menghadapi Verpol, tetapi juga memiliki fondasi yang lebih kuat menuju Pemilu 2029,” ujarnya.
Verpol sebagai Momentum Penguatan Elektoral
Bagi Perindo Cianjur, persiapan Verpol tidak dipandang semata-mata sebagai agenda administratif. Verpol menjadi momentum untuk membangun kembali kekuatan organisasi secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Setelah seluruh DPC terbentuk, fokus berikutnya diarahkan pada penguatan DPRt, pemutakhiran data organisasi dan anggota, pengembangan kader, serta pembangunan jaringan koordinator TPS.
Pendekatan tersebut menempatkan Verpol sebagai bagian dari proses konsolidasi jangka panjang, bukan pekerjaan yang baru dilakukan ketika tahapan resmi dimulai.
Keberhasilan membentuk 100 persen DPC dengan demikian menjadi titik awal bagi Perindo Cianjur untuk membangun organisasi yang lebih aktif, terukur, dan berbasis data.
Apresiasi KPU Kabupaten Cianjur terhadap langkah tersebut juga memperlihatkan pentingnya kesiapan partai politik dibangun sejak jauh hari.
Dari Cianjur, Perindo Jawa Barat ingin menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi Verpol dimulai sebelum tahapan resmi dibuka: membangun struktur, memastikan data, memperluas keanggotaan, menyiapkan kader, dan menghidupkan organisasi hingga tingkat TPS.
Perindo Cianjur bergerak lebih awal. Struktur diperkuat, data disiapkan, anggota diperluas, kader dibangun — menuju Verpol dan Pemilu 2029.

















