Bulog Bandung Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Stabilitas Pasokan Jagung

BANDUNG – Perum Bulog Kancab Bandung terus memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga jagung khususnya wilayah Bandung Raya melalui pelaksanaan penugasan pemerintah, baik dalam penyerapan jagung produksi petani dalam negeri maupun penyaluran jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Melalui program tersebut, Bulog Kancab Bandung menyalurkan jagung pakan dengan harga Rp5.000 per kilogram guna mendukung ketersediaan bahan baku pakan yang terjangkau bagi peternak sekaligus menjaga keberlanjutan usaha peternakan nasional.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan program SPHP jagung tahun 2026 terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data per 8 Oktober 2026, dari total pagu sekitar 1.209 ton, realisasi penyaluran telah mencapai 1.122 ton atau sekitar 99.11 persen. Capaian ini mencerminkan komitmen Bulog Kancab Bandung dalam mempercepat distribusi jagung agar manfaat program semakin luas dirasakan oleh peternak di berbagai daerah.

Pimpinan Bulog Cabang Bandung, Yanto Nurdiyanto dalam keterangannya menegaskan bahwa percepatan penyaluran SPHP jagung merupakan bagian dari langkah konkret Bulog dalam memastikan peternak mendapatkan akses bahan baku pakan dengan harga yang terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan jagung khususnya di wilayah Bandung Raya.

“Bulog Kancab Bandung berkomitmen penuh memastikan jagung tersedia dan dapat diakses oleh para peternak dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp5.000 per kilogram. Kami terus mengoptimalkan seluruh jaringan distribusi dan mempercepat penyaluran khususnya dii wilayah Bandung Raya agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh peternak. Bagi kami, menjaga stabilitas jagung bukan hanya soal ketersediaan stok, tetapi juga memastikan keberlangsungan usaha peternak sebagai bagian penting dari ketahanan pangan,” ujar Yanto Nurdiyanto.

Hingga saat ini, program SPHP jagung telah menjangkau 4 koperasi yang tersebar di Bandung Raya. Penyaluran dilaksanakan melalui koperasi dan asosiasi peternak sebagai mitra distribusi. Melalui mekanisme tersebut, Bulog Kancab Bandung berupaya memastikan distribusi jagung berlangsung tepat sasaran dan mendukung kebutuhan peternak secara berkelanjutan.

Di tengah percepatan penyaluran, Bulog memastikan ketersediaan stok jagung pemerintah dalam kondisi mencukupi. Meski stok mencukupi, Bulog tetap mengoptimalkan pemerataan distribusi untuk memastikan kebutuhan di setiap wilayah dapat terpenuhi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah percepatan pergerakan stok antardaerah melalui mekanisme movement regional (movereg).

Selain mempercepat penyaluran SPHP, Bulog Kancab Bandung terus menjalankan penugasan pengadaan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang bersumber dari produksi petani dalam negeri. Melalui penguatan pengadaan jagung dalam negeri, pengelolaan stok pemerintah, serta percepatan penyaluran SPHP dengan harga Rp5.000 per kilogram,

Perum Bulog Kancab Bandung menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan kepentingan petani dan peternak khususnya menghadapi momen akhir tahun nanti yaitu Natal dan Tahun Baru. Sinergi dari hulu hingga hilir ini menjadi bagian dari kontribusi nyata BULOG dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, memperkuat keberlanjutan sektor peternakan, serta mendukung ketahanan pangan khususnya wilayah Bandung Raya. (*)

Pos terkait