
Bogorku.id — CIOMAS — Kemacetan yang kerap terjadi di persimpangan Laladon, Kecamatan Ciomas, bakal teratasi.
Pemerintah Kabupaten Bogor berencana melebarkan Jalan Laladon sepanjang kurang lebih satu kilometer, mulai dari Terminal Laladon. Pekerjaan dijadwalkan dimulai pada tahun 2027.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan lebar jalan saat ini 5,8 meter akan ditambah maksimal 3 meter. Total anggaran sekitar Rp 5 miliar bersumber dari APBD Kabupaten Bogor.
”Anggaran tidak terlalu besar karena sebagian lahan yang dilintasi merupakan milik Pemkab Bogor, seperti di UPT 4 Instalasi Karantina Ikan, area Pasar dan Terminal Laladon. Jadi tidak ada pembebasan lahan secara keseluruhan,” ungkap Rudy.
Pelebaran ini diharapkan memperlancar arus kendaraan, terutama saat jam berangkat sekolah dan pulang kerja yang kerap padat. Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR, serta silaturahmi dengan Yayasan Ibnu Aqil terkait lahan yang terkena dampak pelebaran.
”Di Karena lahan yang terluas akan terpakai adalah di depan Pondok Pesantren Ibnu Aqil. Kita silaturahmi dengan pimpinan pondok pesantrennya sekaligus mengajak kerja sama, apakah lahannya dapat kami gunakan atau melalui mekanisme-mekanisme tertentu,” tambahnya.
Pasar Laladon Berubah Konsep Jadi Pasar Ikan & Hewan
Tak hanya jalan, wajah Pasar Laladon juga akan diubah. Konsep yang tadinya pasar bahan pangan akan direvitalisasi menjadi Pasar Ikan atau Pasar Hewan.
”Pasar Laladon kita rubah konsepnya. Pasar Tohaga juga akan kita ajak berdiskusi. Nantinya setelah revitalisasi akan ada petugas jaga dan posko agar pasar lebih tertib dan hidup kembali,” tukasnya.
The post Kemacetan Persimpangan Laladon Terurai, Jalan Laladon Dilebarkan 3 Meter dan Pasar Laladon Direvitalisasi first appeared on Bogor Ku.














