
SUKABUMI — Persaingan kejuaraan sepak bola dalam rangka Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) tingkat Kecamatan Jampangkulon semakin memanas. RSUD Jampangkulon berhasil memastikan tiket ke partai final setelah mengalahkan PGRI Jampangkulon dengan skor 4-2 pada laga semifinal di Lapangan Cisuru, Desa Padajaya, Kamis (13/8/2026).
Bukan sekadar kemenangan dengan selisih dua gol, laga tersebut memperlihatkan bagaimana kedua tim mampu menjaga intensitas permainan sepanjang pertandingan. Sejak menit awal, RSUD Jampangkulon tampil agresif dan berusaha mengendalikan jalannya pertandingan.
PGRI Jampangkulon tak tinggal diam. Organisasi yang dihuni para tenaga pendidik tersebut beberapa kali memberikan tekanan dan mencoba memanfaatkan celah di lini pertahanan RSUD.
Baca Juga: Program Bedah Rumah PKB Sasar Keluarga di Sukabumi, Hunian Layak Jadi Jalan Menuju Kesejahteraan
Permainan terbuka membuat pertandingan berlangsung menarik. Hingga turun minum, RSUD Jampangkulon masih berada di depan dengan keunggulan tipis 2-1.
Memasuki babak kedua, PGRI meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, RSUD mampu mempertahankan konsentrasi dan kembali memanfaatkan peluang yang didapat.
Dua gol tambahan kemudian membawa RSUD Jampangkulon menjauh dengan skor 4-2. PGRI terus mencoba mengejar, tetapi hingga pertandingan berakhir, tidak ada tambahan gol yang mampu mengubah kedudukan.
Baca Juga: Kasepuhan Ciptamulya Temui Sufmi Dasco, Bahas Masa Depan Kampung Adat Pascakebakaran
Kemenangan ini sekaligus membawa RSUD Jampangkulon menjadi tim pertama yang memastikan diri tampil di partai puncak. Dukungan dari jajaran rumah sakit turut menambah semangat para pemain sepanjang pertandingan.
Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi, yang menyaksikan langsung pertandingan bersama Kasubag RSUD Jampangkulon H. Ramdan, mengapresiasi perjuangan timnya.
Menurutnya, hasil pertandingan bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang kekompakan dan sportivitas yang ditunjukkan para pemain.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kemenangan ini. Para pemain sudah berjuang dengan maksimal. Yang paling penting, mereka tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kekompakan tim,” ujar dr. Lusi.
Baca Juga: Asap Kembali Muncul di Kawah Wadon Gunung Gede Pangrango, 35 Personel Dikerahkan
Di sisi lain, kekalahan tidak mengurangi apresiasi terhadap perjuangan PGRI Jampangkulon yang mampu memberikan perlawanan hingga akhir pertandingan.
Camat Jampangkulon Dading menilai pertandingan semifinal tersebut menjadi gambaran positif dari semangat kebersamaan dalam pelaksanaan PHBN.
“Pertandingan hari ini sangat seru. Kedua tim telah menunjukkan semangat dan sportivitas yang luar biasa. Kami berharap kegiatan PHBN ini terus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Jampangkulon,” kata Dading.
Kini perhatian beralih kepada semifinal lainnya yang mempertemukan Desa Ciparay dengan Desa Bojongsari. Pemenang laga tersebut akan menjadi penantang RSUD Jampangkulon di partai final.
Dengan satu langkah sudah diamankan, RSUD Jampangkulon kini memiliki kesempatan untuk menutup perjalanan mereka di turnamen PHBN dengan gelar juara. Namun, tantangan terbesar justru menanti di partai final.
The post RSUD Jampangkulon Melaju ke Final, Perjuangan PGRI Terhenti di Semifinal first appeared on Sukabumi Ku.

















