BANDUNG – DPW Partai Perindo Jawa Barat menuntaskan pemutakhiran data kepartaian melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) di 25 dari 27 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota di Jawa Barat hingga Semester I Tahun 2026. Capaian sebesar 92,59 persen tersebut menjadi indikator kuat kesiapan organisasi menghadapi tahapan verifikasi partai politik menuju Pemilu 2029 sekaligus mempertegas komitmen Partai Perindo dalam membangun tata kelola organisasi yang modern, tertib administrasi, dan berbasis data yang akurat.
Berdasarkan rekapitulasi internal DPW Partai Perindo Jawa Barat, sebanyak 25 DPD telah menyelesaikan pemutakhiran data SIPOL sesuai pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) di masing-masing daerah. Hasil tersebut menunjukkan mayoritas struktur Partai Perindo di Jawa Barat telah memenuhi kewajiban administrasi secara tepat waktu sebagai bagian dari penguatan kelembagaan partai menjelang tahapan verifikasi peserta Pemilu 2029.
Sementara itu, dua DPD yang masih dalam proses penyelesaian, yakni Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Pangandaran, belum melakukan pemutakhiran karena tengah menjalani restrukturisasi kepengurusan. Penyesuaian struktur organisasi tersebut memerlukan penyelesaian administrasi sebelum pembaruan data dapat dilakukan melalui SIPOL.
Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran partai yang selama beberapa bulan terakhir melakukan pendampingan dan konsolidasi secara intensif di seluruh kabupaten dan kota.
“Alhamdulillah, hingga Semester I Tahun 2026 kami berhasil menyelesaikan pemutakhiran SIPOL di 25 dari 27 kabupaten/kota atau mencapai 92,59 persen. Capaian ini menunjukkan komitmen seluruh jajaran Partai Perindo Jawa Barat dalam membangun organisasi yang semakin siap menghadapi tahapan verifikasi partai politik dan Pemilu 2029,” ujar Rifqi.
Menurut Rifqi, pemutakhiran SIPOL bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi politik yang profesional, transparan, dan akuntabel. Validitas data kepartaian akan memudahkan proses konsolidasi, memperkuat koordinasi antarstruktur, serta mendukung pelaksanaan program-program partai secara lebih efektif.
“Data organisasi yang valid merupakan aset penting bagi partai politik. Dengan data yang akurat, proses konsolidasi menjadi lebih efektif, koordinasi antarstruktur semakin baik, dan berbagai program kepartaian dapat dijalankan secara lebih terukur,” katanya.
Ia menjelaskan, sejak awal tahun DPW Partai Perindo Jawa Barat secara konsisten memberikan pendampingan kepada seluruh DPD melalui koordinasi rutin, asistensi teknis, serta monitoring perkembangan pemutakhiran data. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh pengurus daerah memiliki pemahaman yang sama terhadap mekanisme administrasi digital yang diterapkan KPU.
“Kami ingin memastikan seluruh struktur organisasi memiliki kesiapan yang sama. Karena itu, pendampingan tidak berhenti setelah pemutakhiran selesai, tetapi terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan kelembagaan partai,” tuturnya.
Selain fokus pada pemutakhiran SIPOL, DPW Partai Perindo Jawa Barat juga terus mempercepat konsolidasi organisasi melalui penguatan struktur DPD, pembentukan dan aktivasi DPC serta DPRt, rekrutmen anggota baru, peningkatan kapasitas kader, hingga penguatan basis pemilih di seluruh wilayah Jawa Barat. Seluruh agenda tersebut menjadi bagian dari roadmap organisasi menuju Pemilu 2029 yang menitikberatkan pada penguatan kelembagaan, modernisasi tata kelola partai, dan peningkatan pelayanan politik kepada masyarakat.
DPW Partai Perindo Jawa Barat memastikan akan terus memberikan pendampingan kepada DPD Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Pangandaran hingga proses restrukturisasi kepengurusan selesai. Setelah tahapan tersebut rampung, kedua daerah akan segera melakukan pemutakhiran data sehingga penyelesaian SIPOL di Jawa Barat dapat mencapai 100 persen.
“Kami optimistis Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Pangandaran segera menyelesaikan administrasinya. Target kami jelas, seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat dapat mencapai penyelesaian pemutakhiran SIPOL 100 persen sebelum dimulainya tahapan verifikasi partai politik oleh KPU,” tegasnya.
Menurut Rifqi, kesiapan administrasi merupakan salah satu prasyarat penting bagi partai politik untuk membangun organisasi yang sehat dan berdaya saing. Oleh karena itu, DPW Partai Perindo Jawa Barat akan terus melakukan pembinaan, evaluasi, dan pendampingan terhadap seluruh struktur partai agar kualitas tata kelola organisasi terus meningkat secara berkelanjutan.
Dengan capaian pemutakhiran SIPOL sebesar 92,59 persen, DPW Partai Perindo Jawa Barat optimistis seluruh proses administrasi kepartaian dapat diselesaikan sesuai target sebelum dimulainya tahapan verifikasi partai politik. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi modal penting untuk memperkuat kesiapan organisasi menghadapi seluruh tahapan Pemilu 2029.
Mengusung semangat “Maju Babarengan, Aksi Nyata, Hasil Karasa”, Partai Perindo Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas kaderisasi, memperluas basis keanggotaan, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui konsolidasi yang berkelanjutan dan tata kelola organisasi yang semakin profesional, Partai Perindo Jawa Barat optimistis mampu meningkatkan daya saing politik sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan demokrasi di Jawa Barat menuju Pemilu 2029.

















