JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Integrated Terminal Jakarta (ITJ) menggelar Pelatihan Tanggap Kebencanaan bagi Kelompok Kampung Siaga Bencana Kelurahan Tugu Selatan pada Kamis (29/10/2026), di Gelanggang Remaja Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kampung Safety ini diikuti 25 anggota kelompok binaan Pertamina sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Pelatihan tahun ini berfokus pada kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi, termasuk pemahaman mengenai potensi gempa yg ada. Melalui pembekalan materi dan simulasi, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pengenalan risiko, mitigasi, serta langkah tanggap darurat.
Kegiatan ini juga mendorong anggota Kampung Siaga Bencana menjadi penggerak edukasi keselamatan dan penyebarluasan informasi kebencanaan di lingkungan masing-masing.
Kepala Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Administrasi Jakarta Utara, Vitus Dwi Indarto, beserta Aji Mario dari Tim Reaksi Cepat BPBD Jakarta Utara hadir sebagai narasumber. Vitus menekankan bahwa latihan menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan masyarakat agar mampu bertindak tepat dan terkoordinasi ketika menghadapi kondisi darurat.
“Harapan kita tentu bencana tidak sampai terjadi. Namun, masyarakat tetap perlu berlatih agar mengetahui apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat. Melalui latihan ini, kita ingin membangun kesiapan, sehingga masyarakat dapat bertindak lebih tenang, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Vitus.
Selain meningkatkan kapasitas individu, kegiatan ini turut menekankan pentingnya kolaborasi yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media dalam memperkuat edukasi, penyebarluasan informasi, serta koordinasi penanganan bencana.
Ketua Kampung Siaga Bencana Kelurahan Tugu Selatan, Yusuf, mengapresiasi pendampingan Pertamina yang telah memberikan ruang bagi kelompok untuk terus belajar dan meningkatkan kesiapan.
“Kami berharap pendampingan ini terus berlanjut agar Kampung Siaga Bencana semakin solid, semakin terampil, dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga Tugu Selatan,”ungkap Yusuf.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Reno Fri Daryanto, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan program TJSL yang berkelanjutan.
“Melalui program Kampung Safety, kami berharap pembinaan yang dilakukan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana sekaligus menumbuhkan budaya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari. Kami juga mendorong pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan yang diadakan dapat diteruskan kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Reno.
Inisiatif sosial program kampung safety sejalan dengan semangat pembangunan dalam Asta Cita, khususnya upaya mewujudkan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan dan alam. Pertamina Patra Niaga Regional JBB berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya masyarakat yang tangguh, sadar risiko, dan memiliki budaya keselamatan.














