KAB. BANDUNG BARAT – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) sebagai ajang konsolidasi sekaligus penegasan komitmen politik kehadiran yang langsung dirasakan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di L’ Eminence Hotel ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk merumuskan arah perjuangan politik yang lebih membumi.
Ketua Pelaksana Muscab, Sandi Supyandi, menegaskan bahwa PKB ingin hadir lebih dekat dengan rakyat melalui kerja nyata, bukan sekadar simbol atau retorika.
“Muscab ini jadi titik penting untuk memastikan arah gerak politik partai benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Sandi, Rabu (8/4/2026).
Mengusung semangat “Bersatu, Bergerak, Berkhidmat”, PKB Bandung Barat menegaskan komitmennya dalam membangun politik kehadira yakni politik yang diwujudkan lewat aksi konkret di lapangan.
Para kader sepakat, partai tidak boleh berjarak dengan realitas sosial. PKB harus hadir, memahami persoalan rakyat, dan menjadi bagian dari solusi.
Berbagai program disiapkan, mulai dari pendampingan sosial, advokasi kebijakan publik, hingga penguatan ekonomi berbasis komunitas.
Selain itu, Muscab juga menjadi ajang memperkuat soliditas internal serta sinergi antarstruktur partai agar bergerak dalam satu visi yang sama.
Menurut Sandi, kepercayaan publik hanya bisa diraih lewat konsistensi tindakan, bukan sekadar janji politik.
“Seluruh kader harus aktif, responsif, dan peka terhadap dinamika masyarakat,” tegasnya.
Dengan pendekatan tersebut, PKB Bandung Barat optimistis mampu meningkatkan elektabilitas sekaligus memperkuat posisinya sebagai partai yang benar-benar bekerja untuk rakyat.
“Muscab ini sekaligus menegaskan komitmen PKB sebagai “Solusi Bangsa” melalui kerja nyata yang berkelanjutan,” tuturnya.















